Dokumen yang Diperlukan untuk Pendaftaran LLP

Limited Liability Partnership adalah bentuk bisnis baru dan bentuk bisnis yang benar-benar nyaman. Ini lebih menguntungkan bagi perusahaan-perusahaan bisnis kecil dan perusahaan baru untuk memulai atau menjalankan bisnis mereka dengan risiko dan kenyamanan paling kecil. Ini adalah bentuk bisnis yang membawa manfaat dari Perseroan Terbatas seperti Perusahaan serta mencapai fleksibilitas Kemitraan umum. Selain itu, prosedur penggabungan LLP bukanlah proses yang rumit jika semuanya dilakukan secara akurat sesuai hukum yang diberikan dan dengan memberikan dokumen rinci kepada RoC- Registrar of Companies.

Oleh karena itu orang harus sadar dan berhati-hati tentang dokumen yang diperlukan untuk Penggabungan Perusahaan. Daftar dokumen yang diperlukan disebutkan dan dibahas di bawah ini:

Untuk pendaftaran LLP, Mitra yang Ditunjuk membutuhkan dokumen-dokumen berikut:

Dokumen yang diperlukan untuk Pendirian:

Dokumen yang diperlukan dapat dipisahkan menjadi dua bagian. Yaitu:

  1. Sehubungan dengan Mitra Yang Ditunjuk

  2. Sehubungan dengan Kantor Terdaftar

Sehubungan dengan Mitra Yang Ditunjuk

Seseorang yang menjadi Nasional India atau Negara Asing dapat menjadi mitra atau mitra yang ditunjuk dalam suatu Kemitraan dengan Tanggung Jawab Terbatas. Dokumen yang diperlukan tercantum di bawah ini masing-masing:

Warga Negara India:

Warga Negara India akan membutuhkan dokumen-dokumen ini:

1. Kartu PAN: (Dibuktikan sendiri oleh Mitra atau Mitra yang Ditunjuk)

Salinan kartu PAN adalah dokumen wajib untuk Penggabungan dimana Nama yang tertulis di kartu PAN akan diambil sebagai nama untuk bukti identitas sehingga perlu untuk menjaga PAN Card up-to-date (dalam kasus perubahan nama, atau pernikahan) pada saat menyerahkan dokumen. Jika ada kesalahan dalam PAN Card maka prosesnya akan macet.

2. Lisensi KTP / Paspor / Pengemudi: (Dipersiapkan sendiri oleh Mitra atau Mitra yang Ditunjuk)

Bukti-bukti yang disebutkan di atas dapat dilampirkan pada dokumen dan bukti-bukti ini harus berisi nama dan rincian yang mirip dengan nama dan rincian yang tercantum dalam Kartu PAN, jika tidak demikian maka harus diperbaiki sebelum mengirimkannya ke RoC. Dokumen-dokumen yang disebutkan di atas dapat digunakan sebagai alamat bukti alamat saat ini Mitra Rekanan. Dokumen-dokumen seperti Kartu Pemilihan, kartu Ransum, Kartu Adhaar dll juga dapat disediakan di sini sebagai bukti.

3. Salinan hasil pemindaian Pernyataan Bank Terbaru / Telepon atau Tagihan Seluler / Listrik atau RUU Gas: (Dipersalahkan Sendiri oleh Mitra atau Mitra yang Ditunjuk)

Tagihan yang harus dilampirkan sebagai bukti penduduk dan harus terbaru atau terbaru yang bisa 2-3 bulan dan tidak lebih dari itu sehingga diterima. Harus berisi nama Mitra yang Ditunjuk sebagaimana tercantum dalam Kartu PAN.

4. Fotokopi foto ukuran paspor yang dipindai

Orang Asing Warga negara:

1. Paspor:

Paspor warga negara asing adalah wajib bagi Pendirian karena menyatakan identitas warga negara asing. Paspor yang menyatakan Nama dan Tanggal Lahir Mitra yang Ditunjuk harus diisi dan disahkan dan harus dalam Bahasa Inggris. (Diterjemahkan dalam kasus yang sama dalam bahasa asing)

2. Bukti Alamat:

Mitra yang Ditunjuk dapat melampirkan dokumen yang disebutkan di bawah ini sebagai bukti alamat:

  • Surat ijin Mengemudi

  • Kartu Tempat Tinggal

  • Pernyataan Bank

  • Pemerintah mengeluarkan formulir Identitas yang mengandung Alamat

3. Bukti Hunian:

Mitra yang Ditunjuk dapat melampirkan dokumen apa pun yang merupakan pernyataan Bank atau jenis tagihan apa pun seperti Tagihan Listrik, Tagihan Telepon, dan Tagihan Seluler. (Dokumen yang diisi dan diaktakan)

Sehubungan dengan Alamat Kantor Terdaftar:

Bukti alamat kantor terdaftar seperti yang disebutkan di bawah ini harus diserahkan bersama dengan formulir yang diajukan untuk Sertifikat Pendirian atas nama Kemitraan dengan Kewajiban Terbatas:

  1. Dokumen yang menyatakan alamat lengkap dari properti di mana LLP akan didaftarkan seperti Tagihan Listrik / Tagihan Pajak Properti / Tagihan Telepon dll.

NOC, dalam hal Properti yang disewa: Sertifikat tidak keberatan bersama dengan Perjanjian Sewa yang valid oleh pemilik Properti.